Sunday, May 20, 2018

memilih kampus di Jepang, apa saja pertimbangannya?

Menjadi mahasiswa tingkat akhir yang berniat melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, saya sudah mulai merasa galau kemana sebaiknya melanjutkan pendidikan master dan doktor. Banyaknya kakak kelas yang sudah terlebih dahulu berkuliah di luar negeri, tentunya semakin memotivasi untuk mengikuti jejak mereka. Saat itu, saya sudah berkeinginan untuk berkuliah di Jepang, walaupun belum tahu mau ke universitas mana. Melalui tulisan ini saya mau bercerita tentang pertimbangan saya, hingga akhirnya memutuskan untuk berkuliah di Nagoya University. :)

1. Lab life
Salah satu perbedaan mendasar antara mahasiswa sarjana dan master adalah waktu yang dihabiskan di lab dan kedalaman keilmuan yang dipelajari. Oleh karena itu, menurut saya sangat penting untuk memastikan bahwa lab yang dituju memiliki ruang lingkup yang sesuai dengan research plan kita. Walaupun biasanya profesor sudah memiliki proyek yang harus dilakukan oleh mahasiswanya, tapi tema proyek ini saling berkaitan dan tidak jauh dari ruang lingkup penelitian lab. Beberapa profesor juga ada yang memberikan kebebasan mahasiswanya untuk mengerjakan penelitian yang diinginkan, terutama bagi mahasiswa doktoral. Tapi, tentu dengan tema yang masih berkaitan dengan penelitian di lab tersebut. Sebelum menyatakan keinginan untuk bergabung ke profesor di lab tujuan, saya juga sedikit kepo dengan jumlah mahasiswa asing dan bagaimana interaksi di lab berjalan. Kenapa dua hal ini penting bagi saya? Pertama, lab yang sudah memiliki mahasiswa asing artinya mereka sudah terbiasa dengan keberadaan mahasiswa asing, dan tentunya memperkecil kemungkinan kesulitas komunikasi bagi saya yang belum terlalu mahir berbahasa Jepang. Kedua, bukan rahasia umum kalau kebahagiaan di lab sangat dipengaruhi oleh hubungan yang baik antara profesor dan mahasiswanya. Setelah mempertimbangkan kedua faktor inilah akhirnya saya mantap mendaftar ke lab di Nagoya University :)

2. Reputasi Universitas
Masih ingat nggak zaman kelas XII dulu, ngecekkin daftar peringkat universitas untuk menentukan mau daftar ke kampus mana? Walaupun kualitas universitas di Jepang relatif lebih merata dibanding di Indonesia, saya tetap menganggap penting untuk mencoba masuk ke top universities. Nggak bisa dipungkiri kalau ketika berada diantara orang-orang berkualitas, kita pun jadi termotivasi untuk seperti mereka, ya nggak? :)) Di Jepang, Nagoya University adalah salah satu Imperial University dan selalu masuk 10 besar top university (tergantung parameter yang digunakan). Empat nobel laurates Jepang, berasal dari Nagoya University. Saya jadi semakin mantap untuk mendaftar ke kampus ini :D

3. Lokasi Universitas
Walaupun Nagoya nggak sefamous Tokyo, Kyoto, dan Osaka, keberadaan Nagoya di Chubu (中部) tentu menguntungkan secara geografis. Karena letaknya yang lumayan di tengah Jepang ini, kalau mau kemana-mana relatif gampang. Ke Tokyo hanya 2 jam dengan shinkansen, atau 5-6 jam menggunakan bis. Ke Kyoto atau Osaka hanya sekitar setengah dari perjalanan ke Tokyo. Selain itu, Nagoya juga kota yang lumayan enak untuk menetap, karena nggak seramai kota (sangat) besar dan nggak pedesaan juga. Buat yang suka keramaian kota kayak Jakarta sih ya mungkin nggak akan terlalu suka di Nagoya hahaha.

Nagoya Castle, salah satu tempat wajib wisatawan di Nagoya.
4. Sumber dana
Ini juga nggak kalah penting. Mengingat biaya hidup di Jepang itu mahal banget, saya memilih untuk nggak berangkat kalau nggak dapat beasiswa. Alhamdulillahnya sih proses aplikasi beasiswa lancar banget. Sebelum berangkat, saya kepo dulu tentang biaya hidup di Nagoya, dan menemukan guidance yang dikeluarkan langsung oleh kampus, bahwa secara normal dibutuhkan biaya sekitar 150.000 yen sebulan. Ya walaupun untuk orang Indonesia jumlahnya bisa lebih direduksi, tapi tentunya nggak bakal sama seperti kita ngekos di Bandung dulu kan. Penting banget juga bilang ke profesor tentang preferensi pendanaan kita. Kalau memang nggak mampu untuk bayar sendiri, jangan sungkan memberi tahu profesor. InsyaAllah dibantu untuk mencari beasiswa. Apalagi, zaman sekarang untuk mencari beasiswa sudah banyak banget kemudahannya :")

Semoga bisa sedikit mengobati kegalauan yang sedang mencari kampus ya. Cheers!

0 komentar:

Post a Comment