Saturday, May 19, 2018

donichi eco kippu, keliling Nagoya dengan murah

Jepang terkenal memiliki sistem tranportasi yang baik, bahkan nggak jarang mendengar berita pihak kereta minta maaf karena berangkat sekian detik lebih awal. Iya, berangkat lebih awal sekian detik saja mereka sampai minta maaf. Soal fasilitas jangan ditanya, super nyaman! Kalau di Indonesia mungkin kebanyakan orang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi online, di sini bahkan idol Professor pun banyak yang naik kendaraan umum untuk mobilitas sehari-hari. Selain fasilitas yang nyaman, harganya pun (untuk kota besar) lebih murah dibanding menggunakan kendaraan pribadi. Biaya parkir di kota besar itu lumayan mahal, bisa sampai 200 yen/60 menit. Berbeda dengan kota yang lebih kecil, di mana memang kebanyakan warganya memiliki dan rutin menggunakan mobil pribadi.

Asiknya lagi, biasanya ada yang namanya one day pass atau tiket yang bisa digunakan seharian untuk menggunakan kendaraan umum di kota tersebut. Di Nagoya, harga one day pass dewasa 850 yen (bis kota + subway) / 740 yen (subway) / 600 yen (bis kota), sedangkan harga tiket anak-anak setengahnya. Tiket tersebut bisa dibeli di stasiun atau supir bis kota saat pertama kali naik. Selain itu, kalian bisa juga membeli tiket khusus untuk weekend atau hari libur, donichi eco kippu, seharga 600 yen (dewasa) dan 300 yen (anak-anak) untuk bisa menggunakan seluruh bis kota dan subway di Nagoya selama satu hari (kalau tidak salah) sampai last train. Bahkan, tiket ini bisa juga digunakan untuk mendapat potongan harga tiket masuk di tempat wisata. Daftar tempat mana saja yang menerima potongan dari donichi eco kippu ini bisa dilihat di booklet yang tersedia di stasiun, atau melalui website di sini. Potongan harganya bervariasi, misalnya saya pernah dapat potongan sebesar 200 yen tiket masuk Nagoya Aquarium dengan menunjukkan donichi eco kippu. Perlu diingat juga ya, tiket yang ditunjukkan adalah tiket yang valid bukan tiket yang sudah nggak berlaku lagi. Kalau potongan donichi dan kartu mahasiswa digabung, bisa lumayan banget lho potongannya. Saya pernah masuk museum dan hanya bayar 180 yen karena mengkombinasikan kedua kartu tersebut :D

Salah satu donichi eco edisi spesial.

Sebelum Oktober 2017 lalu, desain tiket one day pass yang dijual di mesin penjual tiket yang ada di stasiun menjual kartu yang berbentuk seperti kartu untuk telepon umum *duh ketahuan kan umur gue* Namun, sekarang tiketnya berbentuk kertas kecuali untuk donichi eco edisi spesial, misalnya Nagoya Women Marathon atau perayaan ulang tahun kereta Nagoya. Secara fungsi, tiket ini nggak ada bedanya dengan donichi yang biasa, tapi lumayanlah untuk koleksi hahaha. Biasanya di stasiun akan dipasang pengumuman kapan tiket spesial ini akan dijual, karena memang bersifat limited. Secara keseluruhan hanya tersedia 10000 lembar tiket yang disebar ke seluruh Nagoya, dan di beberapa tempat kadang tiket sudah habis nggak lama setelah mulai dijual.

Ohiya, ketika musim libur panjang seperti libur tahun baru atau Golden Week, ada donichi eco spesial yang dijual seharga 2000 yen/set. Dalam satu set terdapat 4 tiket, yang artinya harga satu tiketnya hanya 500 yen. Fungsinya hampir sama dengan donichi biasa, bedanya set ini memiliki batas waktu penggunaan dan nggak bisa digunakan lagi kalau sudah lewat masa waktunya. Tapi, kalian nggak perlu khawatir, setiap set dijual dalam amplop kecil dan didepannya ada tanggal berlakunya tiket, dan biasanya penjaga loket akan memastikan kita tahu masa berlaku tiketnya. Sama seperti donichi edisi spesial, set tiket ini pun dijual terbatas.

Salah satu dari empat tiket di set donichi eco kippu dan tike masuk Shirotori Garden.
Sebelum berlangganan tiket kereta dan bis kota, saya sangat senang menggunakan donichi eco. Selain menyelamatkan dari kebosanan diam di apato doang, potongan masuk objek wisatanya pun lumayan banget. Biasanya sebelum pergi saya akan menyusun alur jalan, sehingga penggunaan tiketnya bisa maksimal *tipikal nggak mau rugi* hahaha. Untuk yang mau tahu ada atau tidak donichi eco edisi spesial, bisa langsung lihat di papan pengumuman di stasiun atau lihat di Twitter. Biasanya ada yang berbaik hati membagikan infonya di Twitter hahaha.

Duh terharu bisa menulis tiga hari berturut-turut :") Belakangan ini minat saya untuk menulis memang sedang tinggi, ntah karena rindu menulis (puisi) atau sedang mencari pelarian sejenak dari penatnya PhD life hahaha. Walaupun kata Pak Suami baca tulisan saya kadang kayak baca undang-undang, tapi yasudahlah yaa yang penting semoga stress saya hilang tulisannya bermanfaat dan bisa konsisten terus berbagi ilmu yang masih cetek ini. Selamat berakhir pekan! ;)

0 komentar:

Post a Comment